Jumat, 09 Oktober 2015

Pengertian Browser

Pengertian Browser,- Browser atau Penjelajah Web sudah tidak asing lagi ditelinga kita, setiap hari kita selalu berhubungan dengan browser. Aktifitas kerja ataupun hiburan kini kebanyakan dijalankan di browser dengan memanfaatkan jaringan internet. Secara singkat browser adalah alat untuk menjelajahi atau membuka konten-konten yang bertebaran di dunia maya.

Pengertian Browser

pengertian browser
Pengertian Browser adalah
Pengertian Browser adalah suatu aplikasi atau program yang dijalankan pada perangkat komputer untuk melihat konten yang ada pada media World Wide Web (WWW) dengan memanfaatkan jaringan internet. Teknologi browser yang berkembang saat ini tidak hanya dapat menampilkan halaman yang berisi text atau tulisan saja, browser-browser populer sekarang dapat menampilkan gambar, musik, suara, video, file pdf dan data lainnya.
Browser pertama kali digunakan pada tahun 1993 yang diberi nama browser Mosaic. Mosaic adalah nama browser yang diciptakan oleh tim dari National Center for Supercomputing Applications at the University of illinois at Urbana-Champaign (NCSA-UIUC) tidak lama setelah ditemukannya media baru untuk penyebaran informasi yaitu WWW (World Wide Web). Browser Mosaic pada masa awal lahirnya sangat digandrungi oleh para penjelajah internet. Hal itu terjadi karena Browser Mosaic adalah alat penjelajah internet pertama yang memiliki tampilan grafis dan terlihat lebih menarik. Kepopuleran Mosaic ternyata tidak bertahan lama, pada tahun 1994 browser Mosaic mulai ditinggalkan dengan hadirnya Netscape Navigator. Setelah itu bermunculan-lah browser-browser baru dengan kemampuan yang terus ditingkatkan hingga sampai saat ini.

List Browser Populer

Beberapa Nama Browser Populer yang pernah ada:
  1. Internet Explorer
  2. Mozilla Firefox
  3. Google Chrome
  4. Safari Browser
  5. Opera
  6. Netscape
  7. Flock
Semua browser di atas mempunyai kemampuan dasar yang sama, yaitu dapat membuka dan menampilkan konten atau dokumen-dokumen yang tersimpan pada sebuah web server. Proses komunikasi antara browser dengan web server sehingga dapat menampilkan konten tulisan dan gambar yaitu dengan menggunakan HTTP (Hypertext Tranfer Protocol).

Pengertian Internet

Pengertian dari internet ( interconnection networking) sendiri adalah  jaringan komunikasi global yang terbuka dan menghubungkan jutaan bahkan milyaran jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, satelit dan lain sebagainya.
Pengertian dan Manfaat dari Internet
Awalnya internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969 melalui sebuah proyek yang disebut dengan ARPANET. Misi awal dari proyek ini awalnya hanya untuk keperluan militer saja, tetapi lambat laun terus berkembang dan bisa dinikmati oleh semua kalangan.
Terciptanya internet telah membawa perubahan yang sangat berarti dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Selain itu, internet juga telah melahirkan dunia baru yang memiliki pola, corak sekaligus karakteristik yang berbeda dengan dunia nyata.

Fasilitas-Fasilitas yang Terdapat pada Internet

Internet yang sering disebut dengan jagad raya informasi menyajikan sekian banyak fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengguna internet. Berikut ini beberapa fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengguna internet, antara lain :
1. WWW
World Wide Web atau yang sering disingkat dengan WWW merupakan sebuah sistem yang terdapat pada internet dan bertugas melakukan pencarian sekaligus pemberian informasi yang cepat dengan menggunakan teknologi hypertext.
Untuk membuat hypertext, diciptakanlah sebuah bahasa pemrograman yang disebut Hyper Text Markup Language (HTML). HTML berfungsi mengikat alamat WWW atau file dalam sebuah dokumen yang biasanya ber-extention *.htm atau *.html.
Untuk mengirimkan file tersebut, diperlukan peran dari protokol pengiriman data yang spesifik yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). Selain itu, untuk menemukan setiap hubungan hypertext diperlukanlah Uniform Resource Locator (URL).
2. Email
Email merupakan surat atau pesan elektronik yang dikirimkan dan diterima antar pengguna komputer. Email memungkinkan seorang individu mengirimkan pesan ke individu lainnya dengan waktu yang cepat, bahkan dalam hitungan detik.
Saat ini perkembangan email sangatlah pesat, email tidak hanya berisi teks saja. Kita bisa melampirkan file multimedia seperti gambar, foto, video bahkan animasi.
3. Mailing List
Mailing List atau yang sering disebut dengan milis merupakan salah satu discussion group yang terdapat pada internet. Untuk menjadi anggota sebuah milis, kita terlebih dahulu mengirimkan email ke subsription address dan menunggu persetujuan dari moderator  milis tersebut. Biasanya, anggota dari milis saling bertukar informasi, pendapat, dan lain sebagainya.
4. BBS
Bulletin Board System atau yang biasa disingkat BBS merupakan suatu pusat layanan informasi yang menyediakan berbagai macam informasi dari berbagai bidang tertentu seperti bidang pendidikan, bisnis, sosial, teknologi dan lain-lain.
Dengan menggunakan fasilitas ini, pengguna dapat bertukar pikiran dengan pengguna lainnya pada topik tertentu. Biasanya, pengguna yang mengakses BBS dapat mengunggah maupun mengunduh berita dari pengguna lain dengan mudah.
5. Chatting
Chatting merupakan percakapan antara dua atau lebih pengguna komputer secara realtime dengan memanfaatkan jaringan internet. Bagi pengguna komputer yang telah melengkapi perangkat komputernya dengan webcam, maka mereka dapat chatting dengan melihat wajah pengguna lain yang di ajak chatting tersebut.
6. Newsgroup
Sama halnya dengan milis, newsgroup juga merupakan salah satu discussion group yang ada di internet. Untuk mengakses suatu newsgrup, diperlukan jaringan komputer khusus yang biasa disebut UseNet.
Umumnya, setiap newsgroup di atur berdasarkan satu topik umum yang kemudian dibagi menjadi beberapa sub topik dibawahnya.
7. FTP
FTP atau File Transfer Protocol merupakan layanan internet untuk melakukan transfer file antara pengguna komputer dengan suatu server di internet. Jadi, kita bisa melakukan pengiriman (upload) atau menyalin (download) sebuah file antara komputer kita dengan komputer lain yang terhubung pada jaringan internet.
FTP umumnya dimanfaatkan sebagai wahana pendukung yang sangat diperlukan untuk pertukaran maupun penyebarluasan sebuah file melalui jaringan internet.
8. Gopher
Gopher merupakan protokol layer aplikasi TCP/ IP yang dirancang khusus untuk keperluan distribusi, pencarian, maupun pengambilan dokumen melalui jaringan internet.

Fungsi/ Manfaat Internet 

Dibalik kemudahan dalam mengakses internet, terdapat banyak manfaat yang akan kita peroleh sebagai pengguna internet. Berikut beberapa fungsi/ manfaat dari penggunaan internet :
1. Menambah wawasan dan pengetahuan
Dengan adanya internet, kita jadi lebih tahu mengenai berbagai wawasan dan pengetahuan dari berbagai bidang dari seluruh dunia. Terutama bagi pelajar, internet mempermudah mereka dalam mencari informasi yang berkaitan dengan pelajaran mereka.
2. Komunikasi Menjadi Lebih Cepat
Perkembangan internet yang semakin menjadi-jadi membuat komunikasi antar individu menjadi sangat mudah dan cepat. Kita juga dapat berkomunikasi dengan orang luar negri sekalipun dengan biaya yang relatif murah.
Selain itu, sudah banyak jejaring sosial seperti Facebook yang digunakan pengguna internet untuk berkenalan dan menemukan teman baru di sana. Tidak sedikit juga dari mereka yang ngobrol/ chatting dengan kerabat mereka menggunakan jejaring sosial ini.
3. Mudahnya Belanja di Internet
Dengan meledaknya penggunaan internet, semakin banyak orang yang tertarik melakukan belanja online. Saat ini, banyak orang yang lebih suka belanja online karena sangat mudah dan efisien.
Salah satu keuntungan dari belanja online adalah kita tidak perlu keluar rumah untuk membeli item yang kita butuhkan. Selain itu, ketika jam kerja sangat sibuk atau tidak teratur, belanja online merupakan pilihan yang terbaik untuk membeli barang tanpa harus menyita banyak waktu.
4. Internet sebagai Wahana Hiburan
Internet juga berperan sebagai "Penghibur" bagi anda yang sedang gelisah atau galau memikirkan sesuatu. Anda bisa menghibur diri dengan mengakses jejaring sosial, mendengarkan musik, streaming video atau main game.
5. Memudahkan Mencari Lowongan Pekerjaan
Selain mudahnya mencari informasi di internet, anda juga dapat mencari lowongan pekerjaan di internet dengan mudah. Internet telah menjadi wadah tersendiri bagi anda untuk mendapatkan pekerjaan dengan mudah melalui situs-situs yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan.
6. Pentingnya Internet dalam Dunia Bisnis
Mengingat internet dapat dimanfaatkan dalam segala bidang termasuk dalam bidang bisnis, maka tak sedikit para pelaku bisnis menggunakan internet demi menunjang bisnis mereka.
Banyak orang yang telah menemukan berbagai manfaat internet untuk bisnis mereka. Bahkan ada yang dinamakan bisnis online dimana peran internet sebagai bisnis utama.

Kamis, 08 Oktober 2015

Bagaimana Hukum Wanita Berboncengan dengan Ojeg??


·


Ojek Motor
Peran angkutan umum sangat lah penting bagi kehidupan masyarakat, karena bagaimanapun pastilah ada sekelompok masyarakat yang tergantung pada angkutan umum untuk memenuhi kebutuhan mobilitasnya dengan alasan tidak dapat menggunakan kendaraan pribadi, baik karena alasan fisik (anak-anak, orang tua, sakit), alasan legal (tidak memiliki SIM) atau alasan finansial (tidak memiliki kendaraan pribadi). Dewasa ini masyarakat cendrung memilih angkutan yang fleksibel dan cepat untuk mencapai tujuan walaupun harus mengeluarkan ongkos yang lebih besar. Angkutan alternatif yang dipilih masyarakat salah satunya adalah angkutan ojek. Ojek mempunyai kompatibilitas tinggi dalam melayani berbagai sudut permukiman di kota-kota maupun di daerah yang terisolasi dari pelayanan angkutan umum.
Di Indonesia ojek atau ojeg adalah transportasi umum informal berupa sepeda motor atau sepeda, namun lebih lazim berupa sepeda motor. Disebut informal karena keberadaannya tidak diakui pemerintah dan tidak ada izin untuk pengoperasiannya. Penumpang biasanya satu orang namun kadang bisa berdua. Dengan harga yang ditentukan terlebih dahulu dengan tawar menawar dengan sopirnya (tukang ojek), setelah itu tukang ojek akan mengantar ke tujuan yang diinginkan penumpangnya.
Ojek dinilai banyak memberikan keuntungan bagi golongan masyarakat tertentu yang bersifat rutin maupun berkala dalam menunjang mobilitas mereka. Keuntungan lain dari sarana ini lebih disebabkan karena lingkup pelayanan ojek tidak dibatasi oleh rute-rute tertentu seperti angkutan umum lainnya. Biasanya ojek mangkal di persimpangan jalan yang ramai, atau di jalan masuk kawasan permukiman. Selain lebih cepat dan dapat melewati gang-gang yang sempit dan sulit dilalui oleh mobil, ojek mampu memberikan pelayanan yang bersifat dari pintu ke pintu atau dapat mengantar hingga sampai ke rumah.

Pangkalan Ojek
Perintah Allah SWT. Untuk Terikat Dengan HukumNya

Kalau dilihat dari segi keuntungan, ojek sangatlah membantu. Namun sebagai seorang muslim sebelum melakukan suatu perbuatan diperintahkan untuk mengetahui dan melakukan amal perbuatannya sesuai dengan hukum-hukum Allah, karena wajib atas seorang muslim untuk menyesuaikan perbuatannya dengan segala perintah dan larangan Allah SWT. yang telah dibawa oleh Rasulullah saw. Bukan atas dasar tolak ukur adanya kepentingan dan mashlahat. Allah SWT. befirman:
”…Apa saja yang dibawa/diperintahkan oleh rasul (berupa hukum) kepadamu maka terimalah dia. Dan apa saja yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah…” (QS. Al-Hasyr [59]: 7)
Sehingga sebagai seorang muslim yang terikat dengan aturan Allah, berusaha mencari tahu terlebih dahulu bagaimana sesungguhnya memanfaatkan jasa ojek ini? Bagaimana hukum syara’ memandang jika tukang ojek (dimana pekerjaan ini telah menjadi profesinya untuk mencari nafkah) memboncengi wanita bukan mahramnya, di atas kendaraan yang sama atau di atas ojek tersebut?
Hukum Wanita Naik Ojek

Becak Motor Aceh
Jika kendaraan tersebut diatasnya menggunakan, seperti pelana (semacam tempat duduk tersendiri, dengan pegangannya), atau yang sejenis, dimana kalau wanita tersebut naik dibelakangnya, dia tidak akan menyentuh pemboncengnya, dan rute perjalanannya di dalam kota, dengan kata lain tidak melintasi kawasan terpencil, maka hukumnya boleh jika memenuhi dua syarat ini : (1) wanita tersebut naik di belakangnya sementara dia tidak menyentuh pemboncengnya, dan (2) tidak membawanya, kecuali pada rute dimana mata orang bisa memandangnya.

Unta
Alasannya karena Rasulullah SAW, pernah membawa Asma’ ra (adik ipar nabi) di Madinah, tatkala dia memikul beban yang berat di atas kepalanya. Maka, rasulullah saw, hendak menundukkan untanya agar bisa dinaiki Asma’, namun Asma’ lebih suka melanjutkan perjalannya dengan tidak menaiki (unta Nabi). Sudah lazim diketahui, bahwa di atas unta ada punuk, dimana yang pertama bisa dinaiki seseorang, setelah itu berikutnya bisa dinaiki di belakangnya, sementara orang yang kedua tidak harus menyentuh orang yang pertama. Punuk tadi ada diantara kedua orang tersebut. Orang yang kedua pun bisa memegang punuk tadi sesuka hatinya. Dengan kata lain, unta itu merupakan kendaraan yang memungkinkan untuk dinaiki dua orang, dimana satu sama lain tidak harus saling berpegangan. Al Bukhari telah mengeluarkan dari Asma’ binti Abu Bakar, berkata :
Saya pernah membawa benih dari tanah az-Zubair (suami saya), yang telah diberikan oleh Rasulullah saw, dipanggul di atas kepala saya … sampai pernyataan beliau : Kemudian, Rasulullah saw berkata : “Ikh, ikh agar beliau bisa membonceng saya di belakang, tetapi saya merasa malu …
Ikh ikh maksudnya, belau ingin merundukkan untanya (supaya bisa dinaiki Asma’ di belakangnya).
Karena itu, jika bagian punggung kendaraan tersebut memang siap untuk dinaiki dua orang, tanpa harus bersentuhan satu sama lain, sementara rute perjalanannya bukan dikawasan sepi (terpencil), maka hal itu boleh (mubah). Tetapi, jika tidak( memenuhi dua syarat tersebut ), maka tidak boleh (haram).
Sehingga bisa ditarik kesimpulan, bahwa kendaraan ( yang dimaksud, yaitu ojek), yang ada wanita di atasnya, di belakang lelaki (bukan mahram) tersebut jelas tidak demikian. Ojek tidak mempunyai sekat pemisah langsung. Artinya, diatas punggungnya tidak ada sesuatu yang bisa dinaiki dua orang, sementara satu sama lain tidak saling menyentuh. Karena itu, dalam konteks seperti ini hukumnya tidak boleh (haram). Namun, kalau tukang ojek ingin membonceng di belakangnya, hendaknya membonceng dari kaum laki-laki saja, atau membawa kaum wanita tersebut dengan mengendarai kendaraan seperti motor tossa yang di belakangnya ada gerobak pengangkut, atau becak motor Aceh, becak motor Gorontalo, bentor Medan dan sejenisnya, sementara pria pengendaranya (si sopir) membawa mereka. Bukan dengan wanita tersebut naik di belakangnya (ojek) dan memegang ( tubuh pengemudinya ), maka ini hukumnya tidak boleh (haram).

Becak Motor Gorontalo

Bajaj
Sungguh, seluruh perbuatan kita sebagai manusia akan ditanyai oleh Allah SWT. Apakah sesuai dengan aturanNya ataukah tidak dan itu semua akan diminta pertanggungjawaban kelak di akhirat. Sebagai seorang muslim yang sadar dengan ketidakmampuannya menahan siksa dari Sang Maha Penghisab Allah SWT akan terus berupaya mentaati segala aturanNya. Sehingga bagaimana mungkin manusia membuat aturannya sendiri sementara pertangungjawaban bukanlah kepada manusia melainkan kepada Allah SWT. [NTa]
Wallahu A’lam…

Assalamualaikum wr. wb
Perkenalkan ..
Nama : Neng Hutami Budiarti Sugantini Wonojdudo Sisingowonorejo
TTL : Ciamis 31 juli 1996
Alamat ; Pabuaran Rt 01 Rw 12 Cibinong, Bogor
Status hubungan : Insya allah masih Istiqomah Jomblo
Status Pendidikan : Santriwati RUMAH GEMILANG INDONESIA AL-AZHAR
Cita-Cita ; Insinyur
Hobby : ,renang,makanin Es batu. Hiking
SOSIAL MEDIA ; - Facebook >> Neng Hutami Budiarti
                               -E-Mail >> Nenghutamibudiarti@gmail.com
                               Twitter>> Hutamineng|
                               Skype>> Neng Hutami Budiarti
                               Yahoo>> neng761@yahoo.com

Singkatnya, Sekian Sahabat Trimakasih ..
Wassalamualaikum wr.wb

Jumat, 02 Oktober 2015

Rabu, 30 September 2015

DI MANA PUNCAk KELEMAHAN UMAT ISLAM MASA KINI ?



Penulis : Prof Dr. Yusof al-Qardhawi

Sebuah buku kecil yang padat dengan pendapat dan pandangan konkrit dari seorang ilmuan terkemuka abad ini. Meneliti hujah-hujah dan kritikan pedas Dr Yusuf al-Qardhawi seharusnya menyedarkan kita umat Islam yang terlena berabad lamanya kerana sebagai umat terbaik yang dilahirkan untuk seluruh manusia ini tidak sepatutnya kita menjadi beban kepada orang lain bagi memenuhi keperluan hidup kita baik di bidang ekonomi, ketenteraan dan lain-lain. Kita adalah umat yang banyak bercakap tetapi sedikit bekerja, jadi tidak hairanlah kita umat Islam yang berjumlah 1.6 billion bertekuk lutut di bawah si Yahudi yang hanya berjumlah tiga juta!

BAHAGIAN 1: UMAT ISLAM YANG LUPA DIRI
Apabila kita meneropong umat kita dengan menggunakan teropong Allah s.w.t. yang terdapat dalam al-Quranul Karim, maka kita akan menemukan umat itu sebagai umat lain, bukan sebagai umat al-Quran yang dilukiskan oleh Allah s.w.t. sebagai umat terbaik, yang dijelaskan alasan terbaiknya kerana mereka menyeru orang berbuat makruf dan mencegah orang berlaku mungkar, serta beriman kepada Allah s.w.t.

Ia melihat makruf sebagai sesuatu yang mungkar dan melihat yang mungkar sesuatu yang makruf. Malah lebih dari itu, ia menyuruh orang berbuat mungkar dan mencegah mereka berbuat makruf, sehingga dilanda fitnah yang tidak ditemukan hujung pangkalnya, yang membuat intelektual muslim menjadi bingung.

Secara ringkas dapat dikatakan bahawa umat kita telah melupakan Allah, lalu Allah melupakan dia pada dirinya sendiri dan Maha Besar Allah dengan firman-Nya yang bermaksud:
“Janganlah kamu seperti orang-orang yang melupakan Allah, lalu Allah melupakan dia pada diri mereka sendiri” (al-Hasyr: ayat 19)

UMAT KITA DILIHAT DARI KEMAJUAN MATERIAL

Umat Islam selalu saja menjadi beban bagi umat-umat yang lain dalam memenuhi keperluan hidupnya, baik di bidang ekonomi, ketenteraan atau bidang-bidang lainnya. Ia belum pandai memproduksi keperluannya sendiri atau untuk memproduksi keperluan senjatanya untuk melindungi kedaulatan dirinya sendiri.

KEKUATAN AKAL KITA DI SIA-SIAKAN

Kekuatan akal kita sia-siakan, kerana kita bagaikan burung tiung hanya suka meniru. Kita tidak mahu berijtihad, tidak suka mencipta sendiri, tidak kreatif, senang menghafal daripada berfikir dan lebih senang mengutip fikiran orang lain, baik fikiran pendahulu kita ataupun masyarakat lain, kerana kita menganggap tidak perlu bersusah payah berfikir sendiri Suatu ketika dahulu Moshe Dayan (bekas Menteri Luar Israel), menyatakan secara terbuka cita-cita dan keinginan negaranya. Dia mendapat serangan dan kecaman dari bangsanya, kerana mereka khuatir pernyataanya itu dibaca oleh bangsa Arab (umat Islam) dan rencana jahatnya diketahui. Namun dengan tenang ia menjawab serangan kaumnya, katanya: “Tenanglah, pecayalah padaku, bangsa Arab (dan juga Melayu –Pent) tidak akan membacanya, kerana mereka tidak suka dan malas membaca”.

Inilah kenyataan pahit yang dimiliki suatu umat yang ayat pertama dalam kitab yang diturunkan kepadanya memerintahkan; “Iqra” (bacalah). Ternyata mereka malas dan tidak suka membaca. Kalaupun membaca, mereka tidak pandai memahami, kalaupun memahami, mereka tidak bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya.

KEKUATAN AMAL KITA DI SIA-SIAKAN

Amat menyedihkan, umat kita merupakan umat yang paling sedikit dalam berbakti dan amal perbuatannya, tetapi yang paling banyak bercakap dan berdebat. Kita banyak bicara dan sedikit kerja. Andaikata bekerja, kita hanya mengerjakan sesuatu yang kurang penting dan meninggalkan yang penting, malah kadang-kadang kita mengerjakan yang tidak bermanfaat sedikitpun.

Saya banyak mengikuti seminar Islam dan banyak keputusan yang sudah disepakati untuk dilaksanakan, tetapi sedikit sekali yang dilaksanakan dan sebahagian besar hanya di atas kertas.

KEKUATAN EKONOMI KITA DI SIA-SIAKAN

Kekuatan ekonomi kita disia-siakan, padahal kita hidup di bumi terbaik, yang paling baik daerahnya, paling subur tanahnya, paling kaya bahan galiannya, tetapi kita tidak memanfaatkan kekayaan itu.

KEKUATAN TENAGA KITA SIA-SIAKAN

Kekuatan tenaga manusia kita sia-siakan, meskipun kita selalu membangga diri dengan jumlah yang sangat ramai, tetapi apalah ertinya jika membuat hal masing-masing tanpa mempedulikan orang lain.

Seharusnya kita mengambil manfaat dari kekuatan tenaga manusia (manpower) kita, seperti yang dajarkan Jamaluddin al-Afghani kepada bangsa India dahulu. Katanya: “Jika kekuatan jutaan kamu itu berupa lalat yang meraung-raung di telinga Inggeris, tentu kamu akan berhasil memecahkan telinga mereka”.

KEKUATAN JIWA KITA SIA-SIAKAN

Kurikulum pelajaran kita tidak mampu menterjemahkan erti dan sifat “Rabbaniyah” ke dalam jiwa kita. Tepat sekali apa yang dikatakan penyair dan pemikir Islam, Muhammad Iqbal, ketika mengatakan tentang “sekolah-sekolah moden”, bahawa ia boleh membuka mata generasi muda untuk mempelajari berbagai hakikat dan pengetahuan, namun ia tidak mengajari matanya bagaimana menangis dan tidak mengajari hatinya supaya khusyuk.

Musibah paling tragis yang menimpa umat kita dewasa ini ialah menjadikan agama sebagai permainan dan senda gurau dan menjadikan permainan dan senda gurau sebagai agama!

Bagaimana tidak, kita telah tergila-gila menghiasi tembok masjid dengan ayat-ayat al-Quran, tetapi tidak menghias kehidupan kita dengan al-Quran. Kita membacakan al-Quran untuk orang-orang mati, tetapi tidak mengajarkannya kepada orang-orang hidup! Kita berusaha memiliki al-Quran, membawanya berkah, padahal berkah yang hakiki terletak dalam mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan Nya.

Saya selalu mengatakan dan akan selalu mengatakan, bahawa kunci keperibadian umat ini dan kebanggaan kekuatannya terletak pada keimanan kepada Islam, yang telah menjadikannya sejak dahulu sebagai umat terbaik yang dikirimkan untuk seluruh manusia dan telah memberikan kemenangan atas golongan kuasa besar, meskipun kekuatan tenaga manusianya sedikit dan kelengkapan senjatanya sangat minima.

Kita memiliki aqidah terbesar, risalah paling lengkap, kita memiliki kitab Ilahi satu-satunya yang terjaga dari kerosakan dan pemindaan oleh tangan-tangan jahat, namun kita dilanda lupa diri, tidak menyedari sumber tenaga dan kekuatan yang ada pada diri kita sendiri.

Rahsianya terletak pada penyakit yang merosak batin kita, berupa rasa cinta dan keinginan pada hal-hal yang gemerlapan, lebih senang hidup bermegah-megah yang dinamakan oleh hadith itu sebagai “wahan” dan ditafsirkan sebagai “Cinta dunia dan takut mati!”

Maka tidak menghairankan, kalau umat yang terbilang seribu juta itu, terdiri dari umat yang bertutut di bawah si Yahudi yang hanya berjumlah tiga juta!.

TANGGUNGJAWAB PARA PENGUASA

Memang pertanggungjawaban terbesar atas kesalahan-kesalahan yang telah menjerumuskan kita, terletak di bahu para penguasa kita.

Tetapi yang jelas juga bahawa para penguasa itu pada umumnya sama saja dengan rakyatnya, kerana mereka merupakan lambang keadaan masyarakatnya.

TANGGUNGJAWAB PARA ULAMA

Memang ramai ulama’ yang tidak menunaikan tugasnya dengan baik dalam menyampaikan agama Allah dan ada pula di antara mereka yang membonceng kenderaan pemerintah dan menjadikan ilmu ( agama ) sebagai hamba politik dan menjadikan dirinya seperti mesin pengeluar ‘fatwa’ , sesuai pesanan orang atasannya.

Sebenarnya ulama’ dewasa ini bukan lagi sebagai pemain tunggal seperti halnya pada zaman dahulu. Kerana pemilik media cetak, elektronik dan pusat-pusat penerangan nampaknya lebih kuat pengaruhnya dalam masyarakat, daripada ulama’ yang berpidato dari atas mimbar. Meskipun mereka masih memiliki pengaruh kuat yang tidak dimiliki oleh yang lain.

Salah seorang bertanya pada seorang penguasa tentang kekuatan al-Imam al-Hasan al-Bashri dan ketegasannya yang tidak tergoyah. Maka Gabenor negeri itu menjawab secara terus terang: “Kami perlukan agamanya, tetapi dia tidak perlukan dunia kami”.

TANGGUNGJAWAB MASYARAKAT

Saya masih ingat, pada suatu hari seorang pendengar menegur gurunya selesai memberikan ceramahnya, katanya: “Saya telah mendengar dan mengikuti ceramah yang bapa berikan selama tiga puluh tahun, lalu apa yang telah bapa lakukan?”

Jawapan guru itu membuat muridnya terdiam, katanya, “Kalau telah tiga puluh tahun mendengarkan ceramahku, lalu sudah sejauh mana kamu melakukannya?”

BAHAGIAN 2: PERGERAKAN ISLAM

Pergerakan Islam ialah semua jemaah kerja yang berusaha untuk memperbaharui agama, dalam erti hendak melaksanakan hukum syariat dan menghidupkannya dalam peribadi umat, untuk mengembalikan kejayaannya yang gemilang dalam memimpin masyarakat dan melaksanakannya dalam berbagai lapangan hidup, baik di segi aqidah, ibadah, akhlak, muamalat ( jual-beli), dalam fikiran, perasaan, undang-undang, pengarahan masyarakat, dalam bidang eksekutif dan yudikatif.

Tetapi nampaknya, pergerakan Islam ini tidak berhasil merealisasikan apa yang dicita-citakan , sebagaiamana harapan umat dan sebagaimana yang selalu dilanung-laungkan oleh para pimpinannya.

TIADA PENGHISABAN DIRI

Keluhan pertama yang sangat dirasakan oleh para pakar dalam pergerakan Islam, bahawa usaha menghisab diri adalah sangat lemah, atau boleh dikatakan pada umumnya tidak ada.
Ulama’ zaman dahulu berkata: “Orang mukmin sangat keras memperhitungkan dirinya, lebih dari seorang penguasa yang diktator dan dari seorang sekutu yang kikir.”

PERPECAHAN DAN PERSELISIHAN

Salah satu penyakit pergerakan Islam moden adalah adanya perpecahan parah yang kita saksikan antara bahagian-bahagiannya yang beragam. Masing-masing merasa kebenaran itu hanya ada dalam jamaahnya saja, sedang di luar jamaahnya hanyalah kesesatan. Yang dapat masuk syurga dan selamat dari api neraka hanya dimonopoli oleh anggota jamaahnya, hanya dia saja yang merupakan “kelompok yang selamat”, selain dari itu termasuk kelompok yang sesat.

Alangkah baiknya jika masing-masing bebaik sangka terhadap yang lain, saling bertimbang rasa (toleransi) meskipun dalam keadaan yang berbeza, saling tolong menolong dan tegur menegur dalam berbuat makruf dan berdiri dalam satu barisan menghadapi masalah-masalah yang besar, iaitu kewujudan Islam dan penentuan hari depannya dan bersatu padu dalam menghadapi serangan musuh, baik dalam bentuk Yahudisme, Salibisme, mahupun berupa Komunisme, Kapitalisme dan Sekukarisme.

Pergerakan Islam tidak boleh mengabaikan individu-individu yang kuat bekerja di lapangan dakwah, meskipun mereka bekerja secara sendirian, hanya mempunyai pengaruh dalam lingkungannya dan pada murid-muridnya dan mereka masing-masing mempunyai sekolah dan pengikut. Sudah tentu ramai di antara mereka yang jujur dan ikhlas, yang mampu menggerakkan pendapat umum dan mengarahkannya, jika mereka mahu dan di dukung oleh pengarahan yang tepat.

KURANGNYA PENYELIDIKAN DAN PROGRAM

Kita harus sentiasa mengadakan penyelidikan tentang perkembangan keadaan umat Islam, keadaan pergerakan Islam dan keadaan serta kekuatan pihak yang memusuhi Islam. Semua keterangan dan maklumat itu, dianalisa secara ilmiah dan bertanggungjawab, sehingga diperoleh hasil yang diperlukan untuk digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan langkah selanjutnya.

Adapun yang paling utama untuk diprogram dan direncanakan ialah memupuk bakat para anggotanya sejak awal lagi, membimbing dan meningkatkannya dalam berbagai bidang kehidupan seperti dalam sudut ilmu, syariat, politik, ekonomi, sosial, pendidikan, penerangan, pemerintahan, statistik dan sebagainya untuk mengisi kekosongan dan memenuhi keperluan masyarakat. Dan perlu juga mengetahui dan mempelajari apa yang sedang dikejar oleh masyarakat beradab dan moden, seperti dalam dunia komputer dan senjata nuklear, alam luar angkasa dan teknologi canggih lainnya.

Sekarang ini terjadi hal sebaliknya, mereka (golongan di luar Islam) sibuk dalam dunia yang setiap hari menambah hal-hal yang baru seolah-olah suatu lompatan dalam ilmu dan teknologi. Sementara kaum muslimin masih bertikai sama sendiri dan hidup dalam alam mimpi dan senda gurau, sedang umat lain bekerja keras. Kaum muslimin lebih banyak berbicara yang tidak mempunyai manfaat sedikitpun bagi dirinya dan umatnya.

Kita bekerja tanpa rencana dan program, sedang lawan-lawan kita tidak demikian, akhirnya hasil perjuangan kita jatuh ke tangan mereka, dalam keadaan kita tidak menyedarinya.

TERBURU BURU

Kita menanam pada pagi hari dan ingin memetik hasil pada petang harinya. Ini bertentangan dengan hukum Allah dalam alam yang sudah diterima oleh seluruh umat manusia. Segala sesuatu yang ada berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan dan diproses menurut lazimnya.

BERLEBIH-LEBIHAN

Beberapa penyakit yang sering menjangkiti umat kita ialah suka bertindak berlebih-lebihan dan di luar hukum. Suatu perkara yang disesalkan dari kita iaitu, ketika menghadapi berbagai masalah, kita lebih suka berdiri pada salah satu hujung dari kedua kutub, iaitu paling kanan atau paling kiri. Jarang kita berdiri dan bersikap “tengah-tengah”, yang Allah puji untuk dijadikan tempat berpihak dan bersikap umat ini, seperti dalam firman Nya.

Terjemahannya:
“Begitulah kami jadikan kamu umat pertengahan” (al-Baqarah ayat 143 )

Penyakit ini telah menulari pergerakan Islam, sehingga sikap berlebih-lebihan memuji diri sendiri, berlebih-lebihan dalam mengecam lawan-lawannya dan berlebih-lebihan dalam berbagai kegiatan lainnya.

Para pemerhatit melihat pergerakan Islam moden dewasa ini sangat berlebih-lebihan menilai besar kekuatannya, berlebih-lebihan menilai kelemahan lawannya, terlalu meremehkan berbagai rintangan yang dihadapi dalam perjalananan, terlalu tinggi memuji diri, terlalu rendah menilai lawan, berlebih-lebihan kalau sedang cinta dan begitu pula kalau sedang benci.

TAKUT DENGAN PEMBAHARUAN

Inilah satu titik lemah dalam pergerakan Islam. Ia takut dari ijtihad, tidak senang pada pembaharuan, tidak cenderung pada keterbukaan dan tidak menyenangi perkembangan dan perubahan.

MARI BERCITA-CITA DAN BEKERJA

Sebenarnya di sana ada harapan yang menggembirakan, menyonsong datangnya hari depan yang lebih baik dan menyedari sudut-sudut kekurangan merupakan langkah pertama dalam mewujudkan kesempurnaan.

SEBAHAGIAN KEJAYAAN PERGERAKAN ISLAM

Pergerakan Islam telah berhasil memperbaiki pemahaman-pemahaman Islam yang diperburuk oleh zaman jumud atau oleh masa penjajahan dan mengusir kebudayaan yang pernah menguasai gelanggang yang dikosongkan beberapa saat lamanya dan memperhambakan akal para cendekiawan umat kita.

Pergerakan Islam berhasil memulihkan masyarakat muslim rasa keperibadian Islam, rasa bangga menjadi anggota “Khaira ummatin ukhrijat lin naasi”, (umat terbaik yang dilahirkan untuk umat manusia), sehingga tertanamlah dalam hatinya cita-cita akan lahirlah hari esok yang cemerlang, sesudah mengalami putus asa yang panjang akibat berbagai kekalahan dan kejatuhan, kerana pengaruh dari luar dan kezaliman dari dalam.

Pergerakan telah berhasil melahirkan suatu generasi muslimin dan muslimat yang patuh dengan ajaran Islam, baik dalam iktiqad, ibadah, fikiran, kelakuan baik, dakwah dan dalam jihad.
Pergerakan ini juga telah merekrut generasi masa depan yang patuh dan berdisiplin , yang sentiasa mendukung dan mencintai dakwahnya, menyatakan kepatuhan pada syariatnya, menolak kekafiran dan sekularisme.

Pergerakan Islam juga telah mempunyai kekuatan dalam mewujudkan apa yang diistilahkan sebagai “kebangkitan Islam” moden, yang meliputi para cendikiawan, baik lelaki mahupun wanita di seluruh penjuru tanah air kaum muslimin dan di luar dunia Islam , seperti Eropah, Amerika dan di Timur Jauh.

PERLU BANYAK KERJA DAN PENGORBANAN

Pergerakan Islam hendaknya beralih dari kegiatan berbicara kepada kegiatan bekerja, agar mampu membebaskan dirinya dari penyakit yang hampir menjadi penyakit umum kaum muslimin, yang selalu menjadi perintang bagi kita untuk melangkah maju, iaitu banyak menangisi masa lalu dan kurang kerja untuk masa kini. Kerana tangis kita itu tidak boleh menghidupkan yang sudah mati dan tidak mampu mengembalikan sesuatu yang sudah hilang.

Dalam menghadapi berbagai penyakit, ramai di antara kita yang mengeluh tetapi sedikit yang mengubati. Banyak yang mengutuk kegelapan dan sedikit yang menyalakan lilin.

Ya, kita terlalu berkeluh-kesah kerana sakit dan menderita, sehingga tidak ditemukan seorangpun yang tidak mengeluh, lalu apa yang harus menampung keluhannya itu? Kita semua berkeluh-kesah dan kita sendiri yang menerima keluhan-keluhan itu.

Pergerakan Islam dewasa ini perlu keluar dari lingkaran keluh-kesah dan mengumpat pada zaman lampau ke lapangan kerja, bekerja keras dan terus-menerus bekerja demi agama Islam, sesuai dengan tuntutan zamannya dan sesuai dengan apa yang dilakukan orang-orang lain terhadap agama mereka. Bekerja untuk masa kini, bekerja untuk masa depan, bekerja untuk membangun dan bekerja untuk memelihara bangunan itu dari tindakan penghancuran musuh.

BEKERJA UNTUK MEMIKAT TOKOH DAN MASYARAKAT

Pergerakan Islam hendaklah bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memikat hati para tokoh dan masyarakat, untuk menghilangkan tembok pemisah antara pergerakan dan banyak tokoh intelektual dari satu sudut dan dengan masyarakat awam disudut lain.

Pergerakan Islam hendaklah bekerja keras membongkar pagar pemisahan dan menghancurkan tembok buatan dan mulai bekerja dengan semangat baru untuk menembus kalbu masyarakat, yang juga merupakan wadah mereka, dari mereka, kepada mereka dan untuk mereka. Masyarakat kita percaya dengan fitrah dan sejarahnya, mereka bersama pergerakan Islam dan akan selalu bersama mengumandang keimanan, seperti yang dapat dilihat dari fakta dan dengan membaca sejarah.

Pergerakan akan berjaya selagi ia merupakan pergerakan semua kaum muslimin dan bukan hanya pergerakan segelintir umat Islam.

MENYULUH KEBANGKITAN ISLAM

Di antara perkara yang melambatkan kebangkitan Islam :

Menjauhkan masyarakat dari Islam sebagai tatacara yang mengatur kehidupan, selama orang-orang yang menjadi objek dakwahnya dan calon anggota pergerakan kebangkitan merasa sulit dan berat mengikutinya, kerana yang dimudahkan Allah kepada hamba-Nya dipersulit mereka, bertentangan dengan sabda Nabi s.a.w. yang menyatakan.

“Sesungguhnya kalian dibangkitkan untuk memudahkan dan tidak untuk menyulitkan”

Generasi yang merupakan tulang punggung kebangkitan Islam itu disibukkan dengan masalah-masalah remeh dan kurang berguna dengan mendakwahkan soal-soal furu’, suka berdebat dan bertengkar dan mengabaikan soal-soal besar yang menentukan, yang berkaitan erat dengan peradaban Islam, dengan dominasi umatnya, dengan pembebasan tanah airnya dan dengan pelaksanaan hukum syariatnya di muka bumi.

Pergerakan Islam disibukkan dan diadu domba satu sama lain. Seharusnya pergerakannya diarahkan kepada musuh yang dihadapi bersama, bukan bermusuhan antara satu dengan yang lain sehingga pada puncaknya mereka saling mengkafirkan.

Pergerakan telah memberikan kesempatan kepada penguasa yang sentiasa mengawasi pergerakan Islam, yang sentiasa dirundung rasa takut atau rasa benci, untuk memukul jatuh pergerakan Islam dan semua kerja keIslaman.

PANDUAN UTAMA PENYULUH KEBANGKITAN

Kita harus berpindah kepada perkara-perkara penting sebagaimana berikut:
1.Dari soal furu’ kepada soal usul dan universal
2. Dari kerja nafilah (sunnah) kepada kerja fardu
3. Dari hal-hal yang diperselisihkan kepada hal-hal yang disepakati
4. Dari kerja anggota tubuh kepada kerja hati
5. Dari kedua-dua sudut kelebihan dan kekurangan kepada hal-hal yang sedang dan normal
6. Dari sikap mempersulit dan menjauhkan orang kepada sikap mempermudah dan menggembirakan hati
7. Dari sikap jumud dan taklid kepada sikap ijtihad dan renovasi
8. Dari fasa bicara dan debat ke fasa kerja dan memberi
9. Dari masa sentimen tanpa persiapan ke masa ilmiah berencana
10.Dari sikap fanatik terhadap orang-orang yang berbeza pendapat kepada sikap toleransi bersama mereka
11.Dari menggalakkan bekerja kepada menanamkan pengertian.
12.Dari memperhatikan soal-soal kuantiti kepada soal-soal kualiti, terutama dalam bidang pendidikan dan pengkaderan.
13.Dari melayang-layang ke langit impian turun ke bumi kenyataan (atau daripada menghulur idealisme lebih baik mengharap yang mungkin dan yang sudah ada).
14.Dari sikap meninggikan diri atas masyarakat kepada sikap hidup bermasyarakat (atau dari sikap menuduh dan memusuhi masyarakat berusaha menjadi tabib masyarakat).
15.Dari sikap yang hanya merenungi kejayaan masa lampau, kembali pada kenyataan masa kini dan mempersiapkan zaman yang akan datang.
16.Dari menghanyutkan diri dalam lapangan politik kepada memusatkan aktiviti-aktiviti kemasyarakatan.
17.Dari mengobarkan perselisihan yang menimbulkan pertentangan dan pertengkaran kepada perbezaan yang beragam dan bergotong-royong.
18.Dari mengabaikan masalah kehidupan kepada meningkatkannya dengan motivasi lillahi Ta’ala, sebagai amal ubudiyah.
19. Dari pandangan dan sikap yang regional yang sempit kepada wawasan universal yang luas.
20. Dari sikap ujub terhadap diri sendiri kepada sikap memeriksa diri.

KERJA KEMASYARAKATAN

Seharusnya pergerakan Islam terjun ke bidang kemasyarakatan demi mengabdikan diri kepada agama dan umatnya dan jangan sampai kegiatan politik hanya menghabiskan tenaga dan waktunya.
Lapangan dalam bidang kemasyarakatan tidak banyak digeluti oleh kaum muslimin, sehingga lawan-lawannya berhasil menguasai lapangan itu untuk menyebarluaskan agamanya yang menyimpang di tengah-tengah orang lapar, orang sakit, orang buta huruf dan di tengah orang-orang terlantar di antara anak-anak umat kita.

Itulah yang mendorong kami untuk membentuk suatu “Lembaga Sosial Islam Antarabangsa” yang bekerja dengan sekuat tenaga untuk memberi makanan bagi yang lapar, memberi pakaian bagi yang telanjang, memberi ubat bagi yang sakit, pemeliharaan bagi anak yatim, tempat berteduh bagi yang terlantar, pengajaran dan pendidikan bagi yang bodoh, kerja bagi para penganggur, latihan keterampilan bagi yang akan kerja dan berusaha keras dalam mengembangkan kemasyarakatan Islam dari dalam tubuhnya sendiri.

KERJASAMA LAPISAN MASYARAKAT

Sesungguhnya di antara penyakit yang menjangkit kita ialah, banyak penonton dan para penganggur yang hanya berpangku tangan menyaksikan kegiatan pergerakan, padahal wajib bagi mereka untuk bekerja dengan sekuat-kuatnya di lapangan masing-masing, seperti yang difirmankan oleh Allah Ta’ala yang bermaksud:

“Katakanlah, hai kaumku, bekerjalah kamu menurut keadaan kamu masing-masing dan aku juga bekerja” (al-An’am ayat 135)

Maka hendaklah kita juga mampu menggerakkan kaum muslimin di seluruh dunia, agar mereka melakukan tugas kewajipannya di bidang masing-masing. Kaum lelaki, wanita, orang tua, anak-anak, orang kaya dan orang miskin. Yang penting semuanya bekerja, masing-masing memilih kerja yang sesuai dan selaras untuk dirinya. Siapa yang mampu membuang duri dari jalan, hendaklah ia membuangnya. Siapa yang biasa menabur benih di bumi, hendaklah ia menaburnya.

BAHAGIAN 3 : PENUTUP

Sesungguhnya kerosakan itu umum dan menyeluruh dan tanggungjawabnya dipikul bersama, meskipun masing-masing berbeza-beza pendapat.

Kalau kami mahu berterus terang, kami akan mengatakan, kerosakan itu terdapat dalam batin kita, dalam diri kita masing-masing, kerana kita terlalu mencintai kita. Kita masing-masing bertawaf di sekitar zat kita, seperti penyembah berhala dengan mengelilingi berhalanya, dalam usaha mencuci bersih diri sendiri dan menunding orang lain. Orang lain selain dari kita sendiri dipersalahkan sebagai yang bertanggunjawab. Kita melihat kotoran pada mata orang lain tetapi tidak melihat kayu pada mata kita sendiri.

Ya, kerosakan itu terdapat pada diri kita semua. Kaum muslimin dituntutnya untuk bekerja, sedang dia sendiri tidak, mereka diperintahkan berjihad, dia sendiri duduk, mereka disuruh menyumbang, sedang dirinya sangat kikir dan mereka dituntut untuk berkorban, sedang dia sendiri menontoninya.
Penyakitnya ada dalam diri kita semua, kerana semuanya beriman kepada Allah dan sekaligus tidak patuh kepada perintahNya. Kita mengaku cinta kepada Rasulullah s.a.w., tetapi enggan mengikuti ajarannya. Ingin masuk ke syurga, tetapi tidak menempuh jalan-jalannya dan takut pada api neraka, namun senang menempuh jalan yang dapat menghantarkan ke neraka. Senang mengakui dirinya sebagai orang Islam, tetapi enggan bekerja untuk membela agamanya.

Sungguh berbahagia orang yang telah mulai dengan memperbaiki dirinya sendiri, kemudian mengajak orang lain.

Meletakkan tangannya dan berpimpingan tangan dengan semua orang yang sealiran, yang sefahaman dalam berbuat kebaikan, tidak jemu dengan apa yang dilakukan , tidak putus asa dengan apa yang dihadapi, percaya penuh pada dirinya, berbahagia dengan agamanya, beriman dengan Rabb-Nya, sentiasa mengharap bantuan Nya agar memenangkan kaum muslimin.

Adapun hal-hal yang memberi perangsang dan menguatkan harapan kita pada hari depan, antara lain:

1. Sesungguhnya kita ada di pihak al-Haq (kebenaran), yang dengan itu Dia telah menciptakan langit dan bumi.
2. Sesungguhnya kita ada di pihak fitrah Islam, yang Allah berkenan menempatkan manusia padanya, yang tiap-tiap hari berbondong-bondong orang kembali ke pangkuannya, mendapat hidayah sesudah hilang dalam kesesatan, bertaubat sesudah hanyut dalam maksiat, kembali insaf sesudah fikiran dan akhlaknya terbius hawa nafsu atau kembali sedar setelah lama terbuai nyenyak dan kembali bergabung dengan kafilah orang-orang yang kembali iaitu, bersama rombongan Islam.
3. Sesungguhnya kita bersama-sama bangsa-bangsa umat Islam, yang Islam sudah menjadi darah dagingnya, yang tidak mungkin dipisah-pisah dari kewujudannya, baik mental, spiritual mahupun sosial, yang tidak mungkin boleh hidup atau boleh mewujudkan dirinya sendiri, melainkan dengan Islam dan tidak mungkin boleh digerakkan oleh siapapun, seperti yang digerakkan oleh kalimah Islam.
4. Sesungguhnya kita bersama dengan kepentingan umat manusia, yang telah menderita sengsara kerana falsafah hidup manusia dan perundangan bumi.

5. Dan bersama kita sebelum dan sesudah itu semua pertolongan Allah s.w.t. yang berjanji akan menolong orang-orang yang menolong Nya dan menjamin akan memenangkan agama Nya di atas semua agama, meskipun orang-orang musyrik tidak senang, akan menyempurnakan cahaya Nya, meskipun tipudaya lawan terus dilanjutkan